Poktan-New-Puspita-Makmur-Kembangkan-Budidaya-Ikan-Nila-Sistem-Bioflok

Jakarta Selatan - Kelompok Tani (Poktan) New Puspita Makmur, RW 09, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, mengembangkan budidaya Ikan Nila sistem bioflok.

Lurah Gandaria Utara, Muhammad Fahri, mengatakan, untuk di Poktan New Puspita Makmur ini, terdapat empat kolam bioflok berdiamater tiga meter dan dalam satu kolamnya berisi 750 bibit Ikan Nila.

"Untuk saat ini, kami fokus mencoba bibit Ikan Nila terlebih dahulu. Namun, untuk ke depannya, kami sedang menyiapkan dua kolam tambahan yang akan digunakan untuk budidaya Ikan Lele," ujar Fahri, Selasa (9/6).

Ia berharap, dengan budidaya bioflok ini, nantinya warga mampu memenuhi kebutuhan kebutuhan pangan. "Poktan ini dapat dikatakan sebagai salah satu penerapan awal sistem bioflok di lingkungan warga," ucapnya.

Sementara itu, Pengelola Poktan New Puspita Makmur, Piet Jon Christian, menuturkan, sistem bioflok ini dipilih karena lokasi kolam berada di kawasan pemukiman penduduk. Salah satu tantangannya adalah mencegah timbulnya bau amis di lingkungan sekitar warga.

Melalui sistem ini, lanjut Piet, seluruh kotoran ikan yang ada di dalam kolam akan diproses kembali menjadi gumpalan nitrisi (flok) untuk dikonsumsi kembali sebagai pakan tambahan bagi ikan tersebut. Dengan demikian, tidak akan terjadi penumpukan kotoran di dalam kolam.

"Sistem ini tidak memerlukan pembuangan atau pengurasan air, serta tidak menimbulkan bau yang tidak sedap. Hal ini dikarenakan sistem bioflok beroperasi selama 24 jam tanpa henti," katanya.