
Jakarta Selatan – Plt Wakil Walikota Jakarta Selatan, Ali Murtadho mengikuti teleconference bersama Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta dalam rangka peresmian empat Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) serta pencanangan pembentukan 870 bank sampah baru dan reaktivasi 852 bank sampah tidak aktif, di Ruang Gelatik I Kantor Walikota Jakarta Selatan, Jumat (21/3).
Dalam kesempatan ini, turut hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sayid Ali, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan, M Amin, Kabag PLH, Eko Kalbarianto, serta penggerak lingkungan dan pengelola bank sampah Jakarta Selatan.
Ali Murtadho, mengatakan bahwa Jakarta Selatan telah memiliki dua TPS3R di Jalan Siaga Pejaten Barat dan Jalan Joe Jagakarsa, yang beroperasi dengan baik. Kedua TPS3R ini telah berkontribusi signifikan dalam mengurangi volume sampah di wilayah tersebut.
Ali murtadho menambahkan, di Jakarta Selatan memiliki luas wilayah 153,9 kilometer persegi dengan 2,3 juta penduduk dan menghasilkan sekitar 1.900 ton sampah per hari.
“Melalui program bank sampah terjadi pengurangan sampah secara signifikan. Awalnya ada 355 bank sampah, setelah reaktivasi dan penambahan 215 unit, total kini mencapai 529. Hanya tersisa sembilan RW yang belum memiliki bank sampah," terangnya.
Ia berharap dalam beberapa bulan ke depan, target 100 persen pembentukan bank sampah di semua RW dapat tercapai dan pengelolaan sampah di Jakarta Selatan semakin efektif. “Kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat menjadi kunci mewujudkan Jakarta Selatan yang bersih, nyaman, dan hijau,” tambahnya.