Perlu-Peran-Aktif-Warga-Jaga-Fasilitas-di-Kampung-Sehat-FIFGROUP-Ciganjur

Jakarta Selatan - Wakil Walikota Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim dan Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin meresmikan Kampung Sehat Binaan FIFGROUP di RT 06 RW 05, Jalan Jangkrik, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Senin (24/8). Kehadiran program ini menjadi langkah nyata kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas sanitasi serta kesehatan masyarakat setempat.

Firmanuddin, mengatakan, Kampung Sehat ini merupakan wujud kolaborasi positif karena memadukan dua pilar utama program tanggung jawab sosial perusahaan, yakni FIFGROUP Sehat dan FIFGROUP Lestari. Melalui pilar FIFGROUP Lestari, fokus utama diarahkan pada pembangunan sarana perbaikan lingkungan warga.

"Dilakukan pembangunan fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal, khususnya di wilayah yang masih menghadapi permasalahan sanitasi dan praktik Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Upaya ini sejalan dengan komitmen Pemkot Jakarta Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan layak," tuturnya.

Ia menambahkan, fasilitas IPAL Komunal yang baru dibangun tersebut ditargetkan mampu melayani lebih dari 120 Kepala Keluarga (KK) di pemukiman sekitar, sehingga permasalahan pencemaran lingkungan dapat teratasi.

Firmanuddin, menegaskan bahwa keberlanjutan program ini sangat bergantung pada peran aktif warga dalam merawat sarana yang ada. Keberadaan IPAL Komunal diharapkan dapat mendorong perubahan pola pikir dan kebiasaan masyarakat menuju gaya hidup yang lebih higienis.

"Saya berharap Kampung Sehat ini tidak berhenti pada pembangunan sarana saja, tetapi fasilitas yang telah dibangun dapat dipelihara, dimanfaatkan secara optimal, dan menjadi bagian dari perubahan perilaku masyarakat. Mari kita jaga bersama fasilitas IPAL ini, terapkan hidup bersih dan sehat, perhatikan gizi anak, serta aktif dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Firmanuddin berharap sinergi seperti ini dapat terus diperluas ke wilayah-wilayah lain di Jakarta Selatan agar dampak positifnya dirasakan lebih banyak warga. "Dengan kolaborasi tiga pilar pemerintah, dunia usaha dan masyarakat adalah kunci utama dalam menyelesaikan persoalan sanitasi dan kesehatan lingkungan secara cepat dan tepat," tambahnya.