Peringati-HGN-Ke-66-Pemkot-Jaksel-Beri-Edukasi-Gizi-ke-15-Sekolah

Jakarta Selatan – Dalam rangka Memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66 Tingkat Kota Jakarta Selatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) memberikan edukasi mengenai gizi ke 15 sekolah di wilayah Jaksel mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dan SMK.

Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono, mengatakan, kegiatan peringatan HGN yang diinisasi oleh Suku Dinas Kesehatan ini dilaksanakan secara serentak di 15 sekolah di wilayah Jakarta Selatan.

"Melalui edukasi dan pendampingan ini, diharapkan siswa dapat lebih cerdas dalam memilih dan mengonsumsi makanan bergizi," ujar Tomy, saat menghadiri Peringatan HGN Ke-66 di SMP 86 Cilandak Barat, Rabu (21/1).

Tomy pun meminta kepada guru agar dapat membimbing siswa-siswinya agar berperilaku hidup sehat di sekolah dan untuk orang tua dapat memperkuat praktik gizi baik di lingkungan rumah. "Dengan sinergi ini, diharapkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045 dapat tercapai sebagaimana yang diprogramkan oleh pemerintah pusat," ucapnya.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri, menuturkan, edukasi mengenai gizi, terutama bagi anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan atau golden period, merupakan tugas bersama-sama dari berbagai lintas sektoral. 

"Gizi merupakan isu yang sangat penting dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait asupan nutrisi yang memerlukan perhatian lebih. Maka itu, di HGN ini kami fokuskan untuk memberikan edukasi gizi, terutama mengenai bahaya jajanan yang bukan lagi kategori real food (makanan utuh) yang banyak beredar di masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Sunersi Handayani, menambahkan, peringatan HGN ini menjadi momentum bersama untuk menggalang kepedulian dan meningkatkan komitmen dari berbagai pihak untuk bersama-sama membangun gizi menuju bangsa yang sehat dan berprestasi.

"Kemarin kita sasar Posyandu, hari ini dilaksanakan edukasi gizi serentak se-Indonesia untuk mencapai rekor MURI. Kegiatan ini diikuti oleh 1.268 sekolah di seluruh Indonesia, termasuk 73 titik di DKI Jakarta yang tersebar di seluruh kecamatan," tandasnya.