Jakarta Selatan - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) bergerak cepat merespon laporan warga terkait krisis air bersih di Jalan Tridarma X, RT 02 RW 08, Kelurahan Pondok Labu, Kecamatan Cilandak, yang sumurnya mengalami kekeringan akibat kemarau panjang.
Lurah Pondok Labu, Nachnoer Vernier Atom, mengatakan, langkah penanganan ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan warga dan langsung meninjau lokasi.
"Jadi, ada salah satu warga yang sumurnya mengalami kekeringan. Laporan kita terima sekitar dua hari lalu, kemarin langsung survei lokasi dan hari ini kita lakukan pengiriman," ujar Vernier, Selasa (15/9).
Dalam aksi tanggap darurat ini, lanjut Vernier, pihak kelurahan bekerja sama dengan BPBD DKI Jakarta dan PAM Jaya menyalurkan air menggunakan truk tangki berkapasitas 5.000 liter dikerahkan ke lokasi, sementara warga telah menyiapkan tempat penampungan dengan alokasi pengisian sekitar 1.000 liter untuk rumah warga yang paling terdampak.
Vernier juga telah berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW untuk mendata wilayah lain yang mungkin membutuhkan bantuan serupa. "Kita masih mendata titik-titik yang memerlukan bantuan dan berkoordinasi dengan RT/RW di Pondok Labu. Jika ada warga yang memerlukan air bersih, bisa langsung menghubungi kelurahan, BPBD tingkat kota, maupun provinsi," ucapnya.
Sementara itu, salah satu warga terdampak kekeringan di Kelurahan Pondok Labu, Patricia mengaku sangat terbantu dengan respon cepat dari jajaran Pemkot Jakarta Selatan yang menindaklanjuti keluhannya di media sosial.
"Awalnya aku buat unggahan di Threads karena sudah tidak ada harapana atau tidak tahu harus berbuat apa, banyak warga yang bilang langsung kontak langsung pemerintah, ternyata responnya luar biasa cepat. Kemarin langsung datang untuk memberikan bantuan teknis, jadi sangat-sangat terbantu," ungkapnya.