Pemkot-Jaksel-Lakukan-Penguatan-Ketahanan-Pangan-Keluarga-Dengan-Bekel-Jagung

Jakarta Selatan – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melakukan penguatan ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan Bersama Jakarta Selatan Tanam Jagung Pulut Jantan F1 (Bekel Jagung), di Ruang Gelatik Utama, Kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (20/8). Kegiatan tersebut dibuka oleh Walikota Administrasi Jakarta Selatan, M Anwar.

M Anwar, mengatakan, kegiatan Bekel Jagung yang diinisiasi Sudin Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Jakarta Selatan merupakan wujud nyata dari upaya bersama dalam menguatkan ketahanan pangan keluarga, yang juga menjadi salah satu fokus utama gerakan PKK. 

“Jagung Pulut atau Jagung Ketan adalah salah satu komoditas pangan lokal yang memiliki nilai gizi tinggi, cita rasa khas, serta prospek ekonomi yang baik,” katanya.

Nantinya melalui pelatihan, lanjut Anwar, diharapkan para peserta baik kader PKK, pengelola RPTRA, kelompok tani, maupun penggiat urban farming dapat menguasai teknik budidaya yang baik, mulai dari pemilihan benih, penanaman, perawatan, hingga panen.

"Semoga ini dapat menjadi langkah awal menuju gerakan bersama dalam memanfaatkan lahan pekarangan, lahan kosong, maupun kebun komunitas untuk menghasilkan pangan sehat dan bergizi," ucapnya. 

Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Diah Anwar, menuturkan, selain sosialisasi, hari ini juga dilaksanakan pelatihan budi daya Jagung Pulut yang diikuti oleh perwakilan seluruh TP PKK Kelurahan dan Kecamatan, pengelola RPTRA, serta para Kelompok Tani dan Penggiat Urban Farming Binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan dengan total peserta sekitar 187 orang. 

Masing-masing peserta juga akan diberikan benih Jagung Pulut untuk ditanam sesuai dengan luas lahan dan usulan dari para pembina di wilayah masing-masing peserta. "Diharapkan dengan pelatihan budi daya ini dapat menjadi bekal bagi para peserta dalam melaksanakan Gerakan Tanam Jagung Pulu bersama Tingkat Kota Jakarta Selatan, sehingga para peserta dapat berbudidaya secara optimal," ucapnya. 

Sementara itu, Kasudin KPKP Jakarta Selatan, Siti Halimah, menjelaskan, dalam budi daya Jagung Pulut, peserta akan didampingi dan dibina oleh Sudin KPKP Jakarta Selatan untuk nantinya dilakukan penilaian terhadap hasi budidayanya. 

Halimah menambahkan, nantinya penanaman akan dilakukan serentak pada tanggal 26 Agustus 2025 mendatang dan untuk panennya akan dilakukan tiga bulan kemudian sekitar November 2025. "Penilaian yang kita lakukan nantinya yakni bobot panen, teknik budi daya, dan kualitas panen. Mereka pemenang tentunya akan kami berikan apresiasi yang menarik," tandasnya.