Jakarta Selatan - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Peringatan Hari Buruh atau May Day Tahun 2026, di Selasar Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Jumat (1/5).
Peringatan Hari Buruh yang diikuti kurang lebih 200 buruh dan 130 anak dari buruh yang berstatus yatim atau piatu tersebut diisi dengan santunan kepada anak yatim maupun piatu, pemeriksaan kesehatan dan pemberian santunan jaminan kematian bagi ahli waris buruh dari BPJS Ketenagakerjaan.
Wakil Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, mengatakan, peringatan May Day tahun ini mengusung konsep yang sederhana dan penuh kehangatan.
"Konsep ini dibuat, karena Pemkot Jakarta Selatan yang tergabung dalam LKS Tripartit, ingin mengubah fokus agar peringatan yang dilakukan, bisa lebih memberikan manfaat bagi anak pekerja berstatus yatim atau piatu atau yang memiliki persoalan keuangan," katanya.
Ali menyampaikan, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu akar persoalan. Ia pun mengajak teman-teman pekerja dan keluarganya, untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui program-program yang ada seperti pelatihan dari Sudin Nakertransgi, PPKD, dan unsur lainnya.
"Di Jakarta sudah banyak unit teknis yang melakukan pemberdayaan kualitas SDM, baik melalui pelatihan keterampilan, kursus teknis maupun manajemen. Mudah-mudahan hal tersebut dapat meningkatkan kualitas SDM, khususnya bagi para buruh," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) Jakarta Selatan, Syamwil, menuturkan, pada peringatan May Day 2026 kali ini, diusung tema "Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama", dengan tagline "Kemajuan Bersama Mewujudkan Industri dan Kesejahteraan Pekerja".
"Kesederhanaan yang kita usung saat ini menggambarkan nilai luhur yang mengajarkan kita untuk tetap bersyukur, bekerja dengan jujur, dan mengutamakan kebersamaan dalam menghadapi situasi yang sedang tidak menentu, demi membangun hubungan industrial yang harmonis dan kesejahteraan bersama," tambahnya.