Jakarta Selatan - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menggelar Pembinaan Administrasi Kepegawaian bagi ASN di Lingkungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Ruang Antasari, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (28/7).
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin, mengatakan, dalam kesempatan ini para peserta diberikan dua materi yakni, Korupsi dan Pencegahannya, serta disiplin Aparatus Sipil Negara (ASN).
"Korupsi hingga saat ini masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dampak korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, memperlebar kesenjangan sosial," ujarnya.
Menurut Mukhlisin, pencegahan korupsi memiliki keterkaitan yang erat dengan penegakan disiplin ASN, karena disiplin merupakan fondasi utama dalam membangun integritas aparatur. Ia pun meminta, agar pencegahan korupsi dimulai dari disiplin terhadap diri sendiri.
Setiap aparatur, lanjutnya, harus memiliki keberanian untuk berkata jujur, menolak segala bentuk gratifikasi yang bertentangan dengan ketentuan, menghindari benturan kepentingan, serta menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.
"Saya berharap melalui kegiatan ini seluruh pejabat pengelola kepegawaian dapat memahami risiko korupsi, mengetahui langkah-langkah pencegahannya, serta mampu menerapkan ketentuan disiplin secara objektif, transparan, dan akuntabel," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, Ketatalaksanaan, dan Pelayanan Publik (KKPP) Jakarta Selatan, Azhari, menjelaskan, 83 peserta dari para Sekretaris Lurah (Sekel), Kasubag Kepegawaian dan Kasubag Umum yang hadir hari ini mendapatkan materi dari berbagai narasumber, salah satunya Inspektorat Pembantu Wilayah Jakarta Selatan.
"Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan semakin memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi," tandasnya.