Pemkot-Jaksel-Beri-Santunan-1000-Anak-Yatim-dan-Dhuafa

Jakarta Selatan - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) melalui Baznas Bazis Jakarta Selatan memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa di Aula Masjid Darul Jannah Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (25/6). 

Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan, pelaksanaan santunan ini bertepatan dengan rangka peringatan 10 Muharram atau yang dikenal sebagai lebaran anak yatim.

"Tujuan kita tentunya seluruh anak-anak ini mendapatkan keberkahan dan menjadi anak-anak yang sukses di masa depan dalam memimpin bangsa dan negara ini," ujar Walikota Syafrin.

Ia berharap, santunan yang diberikan secara nontunai melalui Bank DKI tersebut, dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk juga terkait dengan kebutuhan pendidikan atau sekolahnya. "Jadi, santunannya kita langsung berikan melalui buku tabungan beserta kartu ATM-nya, sehingga kita harapkan untuk transaksi nontunai dapat meminimalisir penyalahgunaan," ucapnya.

Koordinator Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi menyampaikan, kegiatan santunan Muharram merupakan wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam meringankan beban masyarakat.

"Untuk nominal santunannya senilai Rp 1 juta dan untuk penyaluran melalui Bank Jakarta Syariah. Semua penerima bantuan santunan di buatkan buku tabungan Bank Jakarta Syariah," katanya.

Sementara itu, salah satu orang tua anak penerima santunan, Yeti Anggraeni, menyampaikan, santunan ini cukup membantu bagi anak yatim, terutama dalam kondisi sekarang, anak-anak sudah harus membeli perlengkapan sekolah.

"Kami berharap agar kegiatan ini konsisten dilakukan. Biasanya kan setahun sekali. Apalagi tahun ini pakai buku tabungan, tentunya lebih efisien bisa menghemat juga," tuturnya.