Jakarta Selatan - Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) bersama Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jaksel menggelar Kejuaraan Pencak Silat Seni Tradisi Piala Walikota Jakarta Selatan III, di Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9). Kejuaraan tersebut digelar dengan tujuan untuk mempersiapkan kontingen terbaik dalam menghadapi kompetisi tingkat provinsi hingga tingkat nasional.
Wakil walikota Administrasi Jakarta Selatan, Firmanuddin Ibrahim, menyampaikan, kejuaraan ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang. Melalui ajang ini, diharapkan lahir atlet-atlet putra dan putri potensial asal Jakarta Selatan yang siap mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.
"Ini kegiatan pencak silat yang diinisiasi oleh pengurus kota pencak silat Jakarta Selatan. Tujuannya untuk mencari bibit-bibit baru sebagai persiapan di tingkat provinsi dan lomba di tingkat nasional," ujarnya.
Selain sebagai ajang pencarian bakat prestasi, lanjutnya, kejuaraan ini juga ditekankan sebagai sarana pelestarian budaya bangsa. Peserta diingatkan bahwa esensi utama dari pencak silat bukan sekadar menunjukkan keberanian fisik, melainkan menjunjung tinggi nilai-nilai keluhuran akhlak, kejujuran dan kesopanan.
"Inti dari pencak silat itu pesannya adalah bukan keberanian saja, tapi juga akhlak yang mulia. Jiwa kejujuran dan kesopanan ada di situ. Mudah-mudahan dari Jakarta Selatan ini memberikan contoh bagi masyarakat, bahwa satria sejati itu adalah mereka yang berani, jujur, tapi berakhlak," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana IPSI Jakarta Selatan, Syaifu Zayadi, menyampaikan, tercatat 144 peserta yang terbagi dalam 32 kontingen turut ambil bagian dalam perhelatan tahun 2026 ini. Adapun aspek yang menjadi fokus penilaian meliputi seni, penguasaan jurus, serta ketepatan gerak dari masing-masing jurus yang ditampilkan.
"Melalui penyelenggaraan event ini, kami berharap ke depannya pencak silat tradisi dapat semakin bangkit dan bergairah. Selain itu, ajang ini juga diharapkan mampu menarik perguruan-perguruan silat lain yang belum berkesempatan bergabung agar dapat turut serta pada tahun-tahun berikutnya," tandasnya.