Kelurahan-Pasar-Minggu-Panen-20-Kilogram-Padi-di-RPTRA-Belimbing

Jakarta Selatan - Kelurahan Pasar Minggu panen 20 kilogram padi yang ditanam di galon bekas. Panen berlangsung di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Belimbing, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu, Rabu (23/9).

Camat Pasar Minggu, Guguk Trirahayu mengaku, merasa bangga atas konsistensi wilayahnya dalam mengembangkan inovasi ini. Terlebih, inovasi padi dalam galon ini sebelumnya berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional.

“Program ini tidak hanya berfokus pada ketahanan pangan dan suplai beras, tetapi juga terintegrasi dengan penanganan masalah stunting dan pilah sampah,” katanya.

Lurah Pasar Minggu, Meilita, menjelaskan, bahwa varietas padi yang dipanen kali ini adalah Mentik Wangi dan Sintanur yang ditanam di sekitar 100 pot media galon. Dari 100 pot galon tersebut, 20 kilogram padi hari ini berhasil dipanen.

"Nanti kita komulatifkan, karena insyaallah dua minggu lagi kita akan panen jenis varian Impari 49, baru setelahnya kita bawa untuk digiling," ucapnya.

Meilita merinci, total saat ini sudah ada lebih dari 4.000 padi dalam galon yang tersebar di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW-RW. "Kalau bibit unggul kami bekerjasama dengan Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian. Semua dukung inovasi kami, sehingga kami dapat meraih prestasi yang gemilang di semua tingkatan," tuturnya.

Sementara itu, Penggiat Petani Kota Kelurahan Pasar Minggu, Suparno, memaparkan, selain padi konvensional, warga di sini juga mulai mengembangkan sistem Mina Padi yakni memadukan penanaman padi di atas kolam budidaya ikan lele.

"Melalui kolaborasi antara pemerintah, PKK, Posyandu, dan kelompok tani (Poktan), hasil panen dari RPTRA Belimbing ini tidak hanya diproyeksikan untuk konsumsi mandiri dan penanganan stunting, tetapi juga disiapkan untuk memasok kebutuhan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP)," pungkasnya.