Jaksel-Jadi-Tuan-Rumah-Gerakan-Tanam-Serentak-Pangan-Pendamping-Beras-se-DKI

Jakarta Selatan – Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel) menjadi tuan rumah Pencanangan Gerakan Tanam Serentak Tanaman Pangan Pendamping Beras se-DKI Jakarta. Lokasi pencanangan di Jakarta Selatan dipusatkan di Kebun Bibit SMKN 63 Jakarta, Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin (31/8).

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) DKI Jakarta, Hani Pramono, memimpin langsung pencanangan ini bersama dengan Wakil Ketua TP PKK DKI Jakarta, Dewi Rano, Ketua TP PKK Kota Administrasi Jakarta Selatan, Azizah Syafrin dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta, Hasudungan A Sidabalok.

Hasudungan A Sidabalok, mengatakan, gerakan ini dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan keluarga di wilayah DKI Jakarta. Kegiatan tersebut, melibatkan lebih dari 1.000 peserta yang tersebar di 559 lokasi tanam di seluruh DKI Jakarta.

"Acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari para pimpinan wilayah, Aparatur Sipil Negara (ASN), warga Jakarta, kader PKK, kelompok tani, hingga komunitas urban farming di seluruh wilayah DKI Jakarta," ujarnya.

Menurut Hasudungan, SMK Negeri 63 Jakarta dipilih karena merupakan sekolah kejuruan pertanian di Jakarta yang menjadi percontohan Living Laboratory Urban Farming School. Artinya, sekolah ini bukan hanya tempat belajar teori pertanian, melainkan juga laboratorium nyata bagi para siswa untuk menguji model pertanian yang dapat diterapkan di wilayah perkotaan.

"Adapun komoditas yang ditanam dalam gerakan ini ada ubi, sukun, singkong, pisang, porang, jagung, serta berbagai bibit tanaman buah dan tanaman lainnya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, menuturkan, dengan gerakan ini, tentunya warga semakin mengenal dan memanfaatkan sumber pangan yang beragam. Sehingga, diharapkan lahan-lahan yang ada di sekitarnya dapat menjadi lebih produktif.

"Kami mengajak seluruh kader TP PKK dan masyarakat untuk tidak berhenti pada kegiatan tanam-menanam hari ini saja. Kader PKK berada sangat dekat dengan masyarakat, sehingga kami berharap gerakan ini dapat dikawal hingga ke lingkungan masyarakat agar tanaman yang sudah ditanam dapat tumbuh dan memberikan hasil," tandasnya.