Jakarta Selatan – Kegiatan Gebyar Rumah Budaya Betawi yang diadakan Perkumpulan Sanggar Silabet Pengadegan, di RT 009 RW 002, Jalan Pengadegan Timur, Kelurahan Pengadegan, Kecamatan Pancoran, berlangsung meriah, Sabtu (6/12). Kegiatan yang dibuka Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Selatan, Mukhlisin tersebut diisi dengan pertunjukan seni, kuliner khas Jakarta, bazar UMKM dan lainnya.
Mukhlisin, mengatakan, Gebyar Rumah Budaya Betawi merupakan sebuah pernyataan, inilah wajah Jakarta hari ini, dengan semangat baru, ruang-ruang publik yang hidup dan semangat kolaborasi serta menghasilkan karya dari berbagai komunitas.
“Kegiatan ini (Gebyar Rumah Budaya Betawi) berlangsung meriah dan juga sarat makna, karena kegiatan ini hadir sebagai bentuk cinta kita terhadap Kota Jakarta,” kata Mukhlisin.
Selama satu hari penuh, lanjutnya, Pengadegan akan menjadi ruang terbuka untuk pertunjukan seni, kuliner khas Jakarta, bazar UMKM, hingga pertunjukan musik dari berbagai genre yang mencerminkan keberagaman kota ini.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk merayakan kreativitas dan menikmati kebersamaan tanpa batas,” ucapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik dari sisi pemerintah, swasta, komunitas hingga para relawan yang bekerja keras demi terselenggaranya acara ini.
“Mari kita nikmati setiap momen di Gebyar Rumah Budaya Betawi ini dengan penuh kegembiraan, tetap menjaga ketertiban, dan menjadikan acara ini sebagai contoh bagaimana ruang kota bisa menjadi milik bersama,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kasudin Kebudayaan Jakarta Selatan, Encu Suhaeni, Camat Pancoran, Alamsyah dan Lurah Pengadegan, Hifzillah.