Jakarta Selatan - Kelurahan Cipedak melantik 45 Kader Siaga Tuberkulosis (TB) RW 01 dan 04 di Aula Kantor Kelurahan Cipedak, Kecamatan Jagakarsa, Rabu (29/7).
Lurah Cipedak, Sohrah Ismiati, mengatakan, tujuan pelantikan ini adalah untuk membentuk Kampung Siaga TB. Dalam program ini, dibentuk kader siaga TB yang bertugas membantu pemerintah, dalam hal ini Puskesmas dan Kelurahan, untuk mendeteksi anggota masyarakat yang terindikasi mengidap penyakit Tuberkulosis (TB).
"Dengan adanya deteksi dini, diharapkan penyebaran penyakit dapat dikurangi. Selain itu, kader juga akan memberikan pendampingan bagi masyarakat yang sudah terdiagnosis positif agar dapat menjalani pengobatan hingga tuntas dan sembuh sepenuhnya," ujarnya.
Sohrah berharap, dengan kehadiran kader Siaga TB di Cipedak ini, dapat menekan angka penyebaran penyakit TB. Masyarakat juga tentunya diharapkan merasa terbantu dan didampingi, baik dalam proses penyembuhan maupun dalam upaya deteksi dini.
Ia juga meminta, para kader untuk selalu berkoordinasi dengan pengurus RT, RW, LMK, serta kader lainnya dalam setiap pelaksanaan kegiatan. Program Kampung Siaga TB ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau kader semata, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
"Koordinasi dengan pihak Puskesmas dan Kelurahan sangatlah penting. Selain itu, dalam menjalankan tugasnya, para kader diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD) serta senantiasa menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," katanya.