Sebanyak 720 usulan dibahas dalam Musrenbang Kecamatan Tebet Tahun 2020, Kamis (13/2). Berlangsung di Kantor Kecamatan Tebet, Musrenbang ini turut dihadiri oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali. Dalam arahannya, Marullah mengatakan, usulan yang ada harus seimbang antara fisik dan non fisik. Karena, lanjut Marullah, karena pembangunan non fisik sangat membantu untuk menunjang pembangunan fisik.
“Ada wilayah di Tebet yang menjadi prioritas, karena wilayah tersebut harus dikerjakan pada tahun ini. Tebet ini termasuk wilayah yang rapat, karena rumah penduduk. Sehingga banyak CSR yang mau berkolaborasi dengan pemda terkait penataan di kawasan Tebet,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan, dari 720 usulan yang ada, sebanyak 588 usulan akan diteruskan. “Maka dari itu di forum Musrenbang ini, segala usulan yang masuk baik diteruskan atau ditolak disampaikan. Kami berharap agar sudin terkait bisa mewujudkan usulan-usulan dari para warga Tebet,” tandasnya.
“Ada wilayah di Tebet yang menjadi prioritas, karena wilayah tersebut harus dikerjakan pada tahun ini. Tebet ini termasuk wilayah yang rapat, karena rumah penduduk. Sehingga banyak CSR yang mau berkolaborasi dengan pemda terkait penataan di kawasan Tebet,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tebet Dyan Airlangga mengatakan, dari 720 usulan yang ada, sebanyak 588 usulan akan diteruskan. “Maka dari itu di forum Musrenbang ini, segala usulan yang masuk baik diteruskan atau ditolak disampaikan. Kami berharap agar sudin terkait bisa mewujudkan usulan-usulan dari para warga Tebet,” tandasnya.