Kategori : PEMERINTAHAN , Terbit : Selasa, 26 Oktober 2021

130 Peserta Ikuti Apel Kesiapsiagaan Musim Penghujan Di Jaksel




Dibaca : 126

    Jakarta - Sebanyak 130 peserta perwakilan SKPD, UKPD, relawan, PMI, TNI, Polri, PLN, BPBD, Palyja, PPSU, Dompet Dhuafa, mengikuti apel kesiapsiagaan musim penghujan di lapangan parkir bus pengunjung Taman Margasatwa Ragunan, Selasa (26/10). Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin memimpin apel ini. Turut hadir dalam apel yakni Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Azis Andriansyah, serta Dandim 0504/JS Kolonel Inf Jamaluddin.

    Munjirin mengatakan, apel dilakukan dalam rangka mewujudkan penanganan bencana secara terkoordinasi dan terpadu, dalam rangka kesiapsiagaan dalam menghadapi musim penghujan di wilayah Kota Jakarta Selatan. "Selain itu apel dilakukan untuk menjamin terselengaranya penanggulangan bencana secara kolaboratif, terpadu dan terkoordinasi antara Tiga Pilar, SKPD, UKPD, camat dan lurah serta stakeholder lainnya, dengan persiapan personel dan sarana prasarana yang baik," ujarnya.

    Munjirin menambahkan, proses antisipasi musim penghujan harus disadari ada di tangan kita semua. Apalagi disaat ini, masih dalam situasi pandemi COVID-19, maka harus jadi perhatian secara khusus. "Aspek imbas dari tinggi rendahnya curah hujan dapat berimbas pada adanya genangan dan lainnya, yang berdampak pada keselamatan dan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu pembukaan posko posko penanggulangan bencana di kecamatan dan kelurahan wajib dilakukan mulai saat ini dengan unsur keterlibatan tiga pilar, ASN, PJLP dan stakeholder lainnya," tuturnya.

    Dalam kegiatan itu, Munjirin juga mengucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan dan personel SKPD, UKPD, TNI, Polri, serta organisasi kemasyarakatan yang turut serta secara aktif dalam penanganan setiap bencana. Diriny melanjutkan, dengan adanya keterpaduan dan koordinasi yang dilakukan selama ini, menjadi cermin keberhasilan bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

    "Sesuai harapan Gubernur DKI Jakarta (Anies Rasyid Baswedan), apabila terjadi genangan akan surut dalam waktu enam jam setelah hujan berhenti. Untuk itu kiranya dalam penanganan bencana diberikan pelayanan yang cepat, baik dan tuntas pada masyarakat yang terdampak bencana," tandasnya.

    Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Penulis : KIP JS