Kategori : PEMBANGUNAN , Terbit : Selasa, 07 September 2021

Pemkot Jaksel Mulai Gerakan Eco Enzyme




Dibaca : 223

    Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memulai gerakan membuat eco enzyme serentak. Eco enzyme secara harfiah memiliki arti cairan hasil dari fermentasi limbah dapur organik, gula, dan air dengan perbandingan 3 : 1 : 10. Pada dasarnya, eco enzyme mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna dalam pemanfaatan sampah buah atau sayuran.

    Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji menuturkan, adanya eco enzyme dapat mengurangi sampah rumah tangga, yang tentunya berdampak pada pengelolaan sampah itu sendiri. "Kita bisa mengurangi sampah secara mandiri, gak usah bikin TPA yang besar atau pengadaan truk sampah. Karena dengan eco enzyme bisa mengurangi sampah," katanya, Selasa (7/9).

    Tentunya gerakan tadi harus dimulai di tingkat pemerintah. Oleh karena itu, Isnawa menginstruksikan seluruh kelurahan dan kecamatan untuk segera melaksanakan hal tersebut. "Mulai hari ini kita mewajibkan semua kelurahan kecamatan bikin eco enzyme. Dari tingkat kota menunggu hasilnya. Nanti kita kumpulkan mana saja produknya dari setiap kelurahan dan kecamatan. Nanti dikumpulkan akhir tahun," ucapnya.

    Isnawa juga menegaskan tidak boleh membeli eco enzyme yang sudah jadi di pasar atau toko. Pihaknya akan memonitor seluruh jajaran pada setiap bulan. "Mengedukasi masyarakat itu bisa dengan cata apa saja. Terlebih adanya eco enzyme, produk ini bisa jadi buah tangan atau oleh-oleh. Kalau mereka penasaran kan bagus ada transfer ilmu. Makanya kita buat terobosan, syukur-syukur menjadi pioner di wilayah untuk membuat eco enzyme secara mandiri," tandasnya.

    Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Penulis : KIP JS