Kategori : KESRA , Terbit : Selasa, 04 Mei 2021

Pemkot Jaksel Optimalkan Program Kampung Tersenyum Atasi Limbah Minyak Jelantah




Dibaca : 41

    Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, terus mengoptimalkan Program Kampung Tersenyum di seluruh wilayah Jakarta Selatan. Hal tersebut dilakukan, sebagai langkah serius dalam menyikapi persoalan limbah lingkungan yang berasal dari rumah tangga, yakni minyak jelantah. Plt Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, program ini dilaksanakan berkolaborasi dengan Rumah Sosial Kutub yang telah dimulai sejak 2019 lalu, dan sudah berjalan di 36 kelurahan.

    "Dari 65 kelurahan baru 36 yang berpartisipasi, yang 36 aja belum semua RW. Masih ada yang belum ikut program ini. Makanya potensi kerusakan lingkungan masih ada," katanya, Selasa (4/5). Lebih lanjut, Isnawa menekankan agar kolaborasi bisa dijalin juga ke pihak ke tiga dalam hal ini perusahaan. Ia menjelaskan, setiap perusahaan mempunyai tanggung jawab sosial atas setiap produk yang mereka buat.

    "Kita jangan hanya menangani setelah menjadi limbah. Kita minta tanggung jawab perusahaan, ada namanya Extended Produsen Responsibility (EPR). Perusahaan punya anggaran, CSR dan perusahaan punya tanggung jawab dari produk yang dihasilkan,"tegasnya. Senada dengan Isnawa, Plt TP PKK Jakarta Selatan Sari Isnawa Adji menjelaskan, setiap kader bisa mengikuti program tersebut. "Baik kader dari dasa wisma, Jumantik, TP PKK bisa ikut berpartisipasi," ucapnya.

    Sementara itu, Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan Moh Amin menuturkan, sosialisasi ke depan kegiatan sedekah minyak jelantah akan masif lagi. "Sekarang di 2020 sudah cukup bagus. Mudah-mudahan dengan kolaborasi bersama PKK malah bisa nambah mungkin di angka 250 persen," ungkapnya.

    Direktur Rumah Sosial Kutub Suhito menambahkan, dirinya meminta warga agar mulai saat ini untuk tidak membuang minyak jelantah sembarangan. "Kumpulkan, tampung dan masukan ke tong sedekah yang ada di RT terdekat. Mudah-mudahan dalam upaya ini, warga Jakarta Selatan lebih baik kehidupannya dari aspek kesehatan," singkatnya.

    Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Penulis : KIP JS