Kategori : KESRA , Terbit : Jum'at, 23 Oktober 2020

Warga Kelurahan Kebagusan Ubah Pembuangan Sampah Ilegal Jadi Urban Farming




Dibaca : 373

    JAKARTA - Warga masyarakat di wilayah RT 07/RW 08 Kelurahan Kebagusan, mengubah tempat pembuangan sampah ilegal menjadi sebuah pertanian perkotaan atau yang lebih dikenal sebagai Urban Farming. Ketua RT 07/RW 08 Kelurahan Kebagusan Agus menceritakan, terbentuknya urban farming tersebut berawal dari keresahan masyarakat terhadap warga yang membuang sampah bukan pada tempatnya alias di lahan kosong, yang berada tidak jauh dari Jalan Joe, Kelurahan Kebagusan.

    Berbagai upaya sudah ia lakukan untuk mencegah pembuangan sampah dengan cara memasang spanduk peringatan, namun tidak membuahkan hasil. "Pada bulan Agustus lalu, saya dan warga tercetus ide untuk mengatasi masalah tersebut dengan meminta izin kepada pemilik lahan kosong tersebut untuk dibersihkan dan dimanfaatkan untuk kegiatan remaja," ujarnya. Ide yang dikemukakan Agus ini disambut baik oleh warga. Kemudian dirinya bersama warga bergotong royong kerja bakti merapikan lahan tersebut. "Dan setelah rapi ibu-ibu punya ide untuk menanam sayur-sayuran dan ternyata tumbuh dengan subur," terangnya.

    Agus menambahkan, Ibu-ibu yang terdiri dari kader PKK RT, Jumantik, Posyandu dan Dasa Wisma telah berhasil menjalankan konsep Urban Farming di lingkungan mereka. "Yang ditanam diantaranya sawi dan bayam, Alhamdulillah sudah tiga kali panen," tuturnya. Sekretaris Kelurahan Kebagusan Yohan memberikan apresiasi atas ide kreatif tersebut.  Menurutnya, Aktivitas Urban Farming itu didukung penuh oleh Kelurahan Kebagusan dan Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan. "Urban farming itu juga mendapat dukungan dari Balai Pembibitan Ragunan dengan sebanyak 50 pohon toga berbagai jenis," katanya.

    Tak sampai disitu, Yohan juga mengapresiasi langkah para Ibu-ibu yang tertarik untuk mendirikan Bank Sampah serta mengumpulkan minyak jelantah di sekitar lokasi lahan kosong yang sekarang sudah menjadi lahan Urban Farming. "Harapannya bulan depan sudah berdiri Bank Sampah Rambutan di RT 07 RW 08 Kelurahan Kebagusan," tandasnya.

    Sudin Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan.

    Penulis : KIP JS