Kategori : PEMERINTAHAN , Terbit : Jum'at, 22 Mei 2020

Petugas Pakai APD Dan Peti Mati Di TPU Urungkan Ziarah




Dibaca : 48

    Jakarta - Jika anda berziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Kota Administrasi Jakarta Selatan (Jaksel), dipastikan akan disambut oleh petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan peti mati. Di empat TPU mereka berkampanye agar peziarah mengurungkan niat mereka, dan terlebih dulu menunda berziarah di masa pandemi COVID-19 ini.

    Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Administrasi Jakarta Selatan Winarto mengatakan, tujuan dari pemakaian APD oleh para petugas APD adalah untuk mengingatkan masyarakat agar menaati peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Lantaran, menjelang Hari Raya Idul Fitri ini, banyak warga datang mengunjungi TPU untuk berziarah.

    "Ada dua orang petugas yang berber-APD lengkap dengan peti mati dan spanduk. Kita mendisplay petugas agar paling tidak ada masyarakat yang perhatian ke arah itu. Tujuannya agar penerapan PSBB bisa masyarakat ikuti," katanya, Jumat (22/5).

    Winarto menuturkan, empat lokasi tadi antara lain TPU Tanah Kusir, Jeruk Purut, Menteng Pulo, Kampung Kandang. Dirinya melanjutkan, sosialisasi telah digelar sejak 21 Mei dan akan berlangsung hingga 23 Mei 2020. "Yang ziarah itu juga mengerti, kan tidak mereka yang akan ziarah saja, tapi karena di pinggir jalan semua masyarakat bisa melihat. Paling tidak masyarakat ingat akan protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19," ungkapnya.

    Meski begitu, Winarto tidak bisa memastikan kapan TPU dan Taman kembali di buka. Ia mengaku masih menunggu arahan pimpinan terkait teknis pembukaan dua fasilitas publik tadi. "Untuk sampai kapan TPU akan dibuka kita akan lihat perkembangannya. Artinya taman dan TPU itu arahan pimpinan. Jika penanganan COVID-19 bisa ditangani ya kita tunggu arahan pimpinan," imbuhnya.

    Sudin Komunikasi, Informasi dan Statistik Kota Administrasi Jakarta Selatan

    Penulis : KIP JS