Kategori : PEMERINTAHAN , Terbit : Selasa, 10 Desember 2019

Pemasangan Plang Bukan Langkah Akhir Kejar Wajib Pajak Bayar Tunggakan




Dibaca : 212

    Pemasangan plang, spanduk, ataupun stiker terhadap para wajib pajak yang menunggak pajak, bukanlah langkah akhir dalam upaya mengejar wajib pajak untuk membayar tunggakan. Jika masih belum melunasi kewajiban, para wajib pajak akan ditagih secara paksa, sesuai dengan peraturan yang berlaku di Provinsi DKI Jakarta.

    Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Suku Badan Pajak dan Retribusi Daerah Kota Administrasi Jakarta Selatan Yuspin Dramatin, usai mendampingi Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali memasang plang pemberitahuan penunggak pajak terhadap dua bangunan yang terletak di Jalan Taman Rasuna, Kecamatan Setiabudi, Selasa (10/12). “Kalau misalnya belum juga dibayarkan, kita lakukan penagihan dengan surat paksa, dan itu akan berakhir disita lelang,” tuturnya.

    Yuspin menuturkan, pemasangan plang akan dilakukan sampai 20 Desember 2019. Karena ada wajib pajak yang membuat surat pernyataan bahwa akan membayar pada 20 Desember mendatang. Apabila sampai 20 desember pukul 12.00 WIB tidak juga melakukan pembayaran, maka tanah atau bangunannya akan dipasang plang penunggak pajak. “Nilai objek pajak yang dipasang plang imbauan saat ini nilainya di atas Rp 50 juta. Totalnya yang akan kita pasang sampai minggu depan itu, berkisar Rp 80an miliar,” terangnya.

    Yuspin menjelaskan, target PBB-P2 Jakarta Selatan yaitu Rp 3,2 triliun, dan telah tercapai 89,89 persen. Untuk mengejar semua itu, seluruh pihak dari mulai wali kota, wakil wali kota, sekretaris kota, asisten kota hingga camat dan lurah di Jakarta Selatan, turun untuk memasang stiker, spanduk dan plang. “Ini kita kejar semuanya, minimal 50 persen dari seluruhnya itu bisa tercapai, maka target Jakarta Selatan bisa terpenuhi,” tandasnya.

    Penulis : KIP JS