Kategori : PEMERINTAHAN , Terbit : Rabu, 11 Januari 2012

Walikota Jaksel, Lantik 57 Pejabat Eselon III dan IV




Dibaca : 242

    Walikota Jakarta Selatan Anas Efendi mengatakan rotasi dan mutasi pejabat adalah hal yang sudah biasa, karena ini merupakan  bagian dari pola pembinaan suatu sistem menajemen dalam membangun kinerja ke depan. Kaitannya dengan penyegaran dan peningkatan kinerja, pelantikan adalah untuk kepentingan organisasi dan bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat untuk kepentingan tertentu.

     Saya berharap pada 57   pejabat eselon III dan IV  yang hari ini dilantik segera secepat mungkin menguasai tugas pokok dan fungsinya. Tidak bosan-bosannya Saya mengingatkan pada pejabat baru harus teliti, cermat, kuasai seluruh peraturan undang-undang yang berkaitan dengan tugas saudara dan kuasai pekerjaan yang dibebankan, karena jabatan adalah amanat yang harus dipertanggung-jawabkan bukan saja pada pimpinan tetapi juga Allah Yang Maha Kuasa,”katanya saat Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintahan Kota Adminitrasi Jakarta Selatan di kantor walikota Jaksel, Rabu (11/1).

     Untuk itu Saya tekankan pada Sudin Kebersihan, tugas saudara tidak ringan sebagai pemegang tongkat komando kebersihan memiliki peran strategis dalam menentukan pengelolaan dan penanganan kebersihan di wilayah Jakarta Selatan. Tingkatkan pengawasan kebersihan seperti jam angkut dan buang sampah, TPS antaran dan sosialisasikan masyarakat agar tidak membuang sampah di sungai,”terangnya.

     Kepada para camat dan wakil Camat dan skretaris camat yang baru saja dilantik agar benar-benar dapat melaksanakan tugas pelayanan kemasyarakatan dengan sebaik-baiknya. Kepala wilayah harus mampu memanfaatkan sumber daya yang ada di wilayah secara optimal. Dengan penguasaan wilayah diharapkan segala persoalan yang timbul, tidak berkembang menjadi masalah yang besar.

     Banyak turun kelapangan, eratkan dan bina jalinan yang haronis dengan semua elemen masyarakat, ulama, tokoh masyarakat, RT/RW melalui komunikasi dua arah yang saling menghormati serta lakukan pendekatan ke masyarakat, demi terwujudnya kehidupan yang harmonis dan kerukunan antar masyarakat,”ujar Anas.

    Penulis : KIP JS