Wagub Rano menyampaikan, Waduk/Embung Kebagusan dibangun di atas lahan seluas sekitar 2 hektare dengan pembagian fungsi yang terencana. Area tersebut terdiri atas area biru seluas 0,8 hektare, area hijau 0,7 hektare, serta fasilitas pelengkap seluas 0,5 hektare yang mendukung fungsi kawasan secara menyeluruh.
“Konsep pembangunan waduk/embung ini tidak hanya fokus pada fungsi teknis pengendalian banjir, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan kenyamanan masyarakat. Kami ingin ruang ini menjadi kawasan yang tertata, hijau, dan bermanfaat dalam jangka panjang,” tuturnya.