Kategori : KESRA , Terbit : Selasa, 17 September 2019

Wali Kota Jaksel Akan Canangkan Sepeda Sebagai Alat Transportasi




Dibaca : 371

    Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Marullah Matali, akan mencanangkan penggunaan sepeda sebagai alat transportasi, bukan lagi sekedar jadi alat olahraga. Dengan menggunakan sepeda sebagai alat transportasi, diharapkan dapat mengurangi emisi dan polusi di Jakarta.

    “Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan telah mulai melakukan kegiatan bersepeda tiap dua kali dalam seminggu yaitu pada Selasa dan Jumat,” ujarnya di Poktan Nusa Indah 011 RW 11/RT 11, Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (17/9).

    Melalui kegiatan bersepeda tersebut, Marullah sekaligus ingin menyampaikan pesan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, agar masyarakat bisa lebih peduli lagi terhadap lingkungannya dengan menggunakan moda transportasi minim polusi. “Gunakan alat transportasi yang minim polusi. Alat transportasi yang minim polusi yang pertama adalah jalan kaki. Jadi kalau tidak jauh-jauh sekali seperti 100 atau 200 meter, jalan kaki lebih bagus,” katanya.

    Kemudian, Marullah melanjutkan, alat transportasi minim polusi yang kedua yaitu sepeda. “Bahkan kita lagi canangkan bahwa sepeda bukan lagi sekedar alat olahraga, tapi jadi alat transportasi,” tegasnya. Menurut Marullah, perbedaan sepeda sebagai alat transportasi dan alat olahraga terletak pada kelengkapan yang digunakan. Ketika akan digunakan untuk olahraga, maka diperlukan kelengkapan seperti celana, sepatu, dan helm khusus bersepeda. Namun, kalau sebagai alat transportasi, ketika sedang pakai pakaian dinas pun bisa langsung genjot sepeda.

    “Kalau sepeda dijadikan olahraga, biasanya terkait juga dengan gaya hidup. Kalau terkait gaya hidup, biasanya sepedanya lebih mahal. Kalau buat transportasi, pakai sepeda yang biasa saja sudah cukup. Artinya, kalau jadi alat transportasi, tidak ada gengsi lagi dalam menggunakan sepeda,” tandasnya.

     

    Penulis : KIP JS