Kategori : PEMBANGUNAN , Terbit : Rabu, 11 September 2019

Pemkot Jaksel Apresiasi Kegiatan Peduli Lingkungan Di Telkom Landmark Tower




Dibaca : 75

    Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan memberikan apresiasi terhadap kegiatan Peduli Lingkungan yang digelar oleh Telkom Landmark Tower, Jakarta Selatan, Rabu (11/9). Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, saat menjadi pembicara di kegiatan Tenants Day yang digelar di Vertikal Garden Telkom Landmark Tower yang diikuti sebanyak 43 tenant.

    Pada kesempatan itu, Isnawa mengajak seluruh tenant yang hadir dikegiatan tersebut untuk mengurangi sampah plastik, dengan menggunakan wadah air minum yang ramah lingkungan dan tidak lagi menggunakan sedotan plastik. "Mari kita sosialisasikan penggunaan tumbler dan restoran maupun kafe sudah mulai tidak membagikan sedotan-sedotan plastik dan membawa tas belanja ramah lingkungan," ujarnya.

    Pada kesempatan itu, Isnawa mengingatkan kepada seluruh peserta yang hadir bahwa sampah di Jakarta Selatan menghasilkan sebanyak 1.500 ton per hari. Oleh karena itu, untuk mengurangi sampah, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya dukungan dan partisipasi dari seluruh sektor. "Setidak-tidaknya sampah di Jakarta Selatan tidak lagi 1.500 ton per hari. Kalau sudah berkurang 1.200 saja, kita sudah berhasil mengurangi 300 ton perhari dengan langkah-langkah tersebut," ucapnya.

    Sementara, Duta Lingkungan Hidup Tasya Kamila mengungkapkan, dirinya mengajak seluruh peserta agar ikut andil dalam penanganan sampah. Menurutnya, sebuah gerakan yang kecil pun akan menjadi besar jika kita melakukan bersama-sama. "Jadi alam sudah memberikan kehidupan kepada kita, sudah saatnya kita menghidupkan alam," terangnya.

    Salah satu Tenan's di Telkom Landmark Tower Fikri, mengucapkan terima kasih kepada Telkom LandMark Tower yang telah menggelar kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini merupakan sebuah kolaborasi antara pengelola gedung, perusahaan dan juga seluruh karyawan untuk peduli terhadap sampah. "Jadi ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kita semua sebagai warga Jakarta," tandasnya.

    Penulis : KIP JS