Kategori : PEMERINTAHAN , Terbit : Rabu, 14 Agustus 2019

Bimtek Tata Naskah Dinas Tingkatkan Keefektifan Bersurat




Dibaca : 116

    Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peraturan Gubernur tentang Tata Naskah Dinas yang digelar oleh Bagian Umum dan Protokol Kota Administrasi Jakarta Selatan, diharapkan dapat meningkatkan kecepatan dan keefektifan bersurat kepada pimpinan, sesama instansi dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin, saat membuka kegiatan di Ruang Eksekutif Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Blok A lantai 17, Rabu (14/8).

    “Yang sering kita temui terkadang surat-menyurat itu mondar-mandir karena perlu adanya koreksi, dan itu memakan waktu yang lama. Semoga dengan mengikuti kegiatan ini, maka dapat memotong waktu koreksi tersebut. Prinsip naskah dinas yaitu kecepatan dan keefektifan,” ungkapnya. Karena itu, lanjut Munjirin, dimohon para peserta bisa benar-benar menyimak dan memperhatikan penjelasan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan DKI Jakarta mengenai tata naskah dinas.

    “Saya mohon arahan narasumber bisa diterapkan di kantor masing-masing. Sehingga tidak sia-sia meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan ini. Selain itu, para peserta di sini juga bisa membagi ilmunya dengan yang lain, jika ada yang membuat (naskah dinas) tidak sesuai prosedur,” pintanya.

    Sementara, Kepala Bagian Umum dan Protokol Jakarta Selatan Khabib Asyngari menyampaikan, dasar pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis naskah dinas adalah, Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPAKPD) Bagian Umum dan Protokol Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan Tahun Anggaran 2019. “Maksud digelarnya kegiatan Bimtek Tata Naskah Dinas yaitu memberikan pembekalan, menambah wawasan, dan kemampuan para aparatur sipil negara dalam penerapan tata naskah dinas, dan kearsipan dan penatausahaan pada satuan kerja atau unit kerja masing-masing,” terangnya.

    Kemudian tujuannya, lanjut Habib, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN dalam pengelolaan naskah dinas, mulai dari proses pembuatan sampai dengan proses penyimpanan pengarsipan. “Kedua, meningkatkan tertib administrasi ketatausahaan naskah dinas. Terwujud perubahan sikap dan perilaku ASN yang semakin baik dalam pengelolaan naskah dinas,” ucapnya. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri dari ASN yang menangani naskah dinas dan ketatausahaan pada suku dinas, suku badan, satpol pp tingkat kota, ptsp tingkat kota, kelurahan, kecamatan dan lainnya.

    Penulis : KIP JS