Kategori : KESRA , Terbit : Kamis, 10 Januari 2019

Dua Poktan Di Kelurahan KLS Panen Sayuran




Dibaca : 67

    Dua Kelompok Tani (Poktan) di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan (KLS) yakni Poktan Seruni RW 10 dan Poktan RW 09, melakukan panen terhadap beragam sayuran yang mereka tanam. Hasilnya sebanyak 149 kilogram sayur berhasil didapatkan.

    Lurah Kebayoran Lama Selatan Fachrudin, mengatakan, dari 149 kilogram sayur tersebut, 77 kilogram di antaranya dipanen oleh Poktan Seruni RW 10, dan sisanya dipanen oleh Poktan Kemuning RW 09. "Hasil panen ini kemudian dijual kepada warga sekitar, dan ada juga yang dibagikan kepada petugas yang mengurus sayuran," ujarnya, Kamis (10/1).

    Banyaknya hasil panen yang didapat membuat Fachrudin bangga terhadap masyarakat KLS. Mereka dinilai memiliki semangat dan kemandirian yang sangat baik dalam bercocok tanam. Bahkan, Fachrudin mengungkapkan, 12 RW di wilayahnya telah memiliki kelompok tani. “Kami selalu mendorong dan menghimbau warga untuk selalu memanfaatkan lahan kosong untuk pertanian, karena ini dapat menambah penghasilan warga,” ucapnya.

    Kasatpel KPKP Kecamatan Kebayoran Lama Yosiah Anis, mengatakan, semua kelompok tani di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan merupakan binaan Sudin KPKP Jakarta Selatan. Tidak itu saja, ada RW di kelurahan Kebayoran Lama Selatan yang sudah mandiri yaitu RW 3,7, 9 dan 10, sehingga tidak perlu diberikan bantuan bibit lagi.

    “Bibit semua dari Sudin KPKP Jakarta Selatan, agar warga lebih mandiri dan dapat memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan lahan pertanian di Kelurahan Kebayoran Lama Selatan. RW yang mandiri sudah sanggup membeli bibit yang mereka inginkan dari hasil penjualan sayur,” tuturnya.

    Ketua Kelompok Wanita Tani Seruni Indah RW 10 Eka Yulianti, menambahkan, total hasil panen hasil poktannya mencapai 77 Kilogram, dengan rincian 25 kilogram sayuran Pakcoy, 18 kilogram kangkung, 17 kilogram sawi dan 17 kilogram selada. “Semua sayur yang kita tanam organik. Hasilnya ada yang kami jual ke masyarakat melalui aplikasi Whatsapp, dibagikan dan ada juga kami jadikan makanan olahan seperti nuget sayur,” pungkasnya.

    Penulis : KIP JS