Warga Jaksel Wajib Miliki Garasi Sebelum Beli Mobil

PEMERINTAHAN
Terbit: Sep 08, 2017

NameKepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Christianto, meminta kepada para warga Jakarta khususnya Jakarta Selatan, untuk dapat memiliki lahan parkir terlebih dahulu apabila ingin membeli sebuah mobil. Dalam penjelasannya, Christianto mengatakan, aturan mengenai garasi telah tertuang dalam Perda 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.

"Setiap orang atau badan usaha pemilik Kendaraan Bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi. Selain itu, setiap orang atau badan usaha pemilik Kendaraan Bermotor dilarang menyimpan Kendaraan Bermotor di ruang milik jalan," tuturnya, Jumat (9/8).

Christianto menegaskan, apabila warga memiliki mobil namun tidak memiliki lahan parkir dan parkir sembarangan di bahu jalan, maka pihak Sudinhub Jaksel akan bertindak tegas dengan melakukan berbagai tindakan seperti apa yang telah ditetapkan.

"Penguncian ban Kendaraan Bermotor, pemindahan kendaraan dengan cara penderekan ke fasilitas parkir yang sudah ditetapkan, atau ke tempat penyimpanan Kendaraan Bermotor yang disediakan oleh pemerintah daerah atau pencabutan pentil ban Kendaraan Bermotor," jelasnya.

Lebih lanjut, Christianto mengatakan, bahu jalan merupakan ruang milik yang bukan digunakan sebagai lahan parkir, terkecuali telah disertai tanda marka parkir atau rambu bahwa kawasan tersebut memang diperbolehkan untuk parkir kendaraan.

"Setiap pemilik ataupun pengemudi kendaraan tentunya dilarang parkir di bahu jalan. Karena bahu jalan itu memang bukan tempat untuk parkir," ucapnya. Seperti diketahui, sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta, untuk mensosialisasikan aturan wajib punya garasi bagi pemilik mobil, dimana aturan mengenai garasi terdapat dalam Perda Nomor 5 Tahun 2014. (KIP JS)