Pemkot Jaksel Kembali Gelar HBKB

PEMERINTAHAN
Terbit: Sep 12, 2017

NameSuku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah titik pada saat pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor ( HBKB), yang kembali digelar di sepanjang jalan Mampang Prapatan Raya (simpang KFC) sampai Jalan Warung Jati Barat (simpang Pejaten Village), pada 17 September 2017.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Christianto mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas sebagai berikut :

1. Rekayasa lalu lintas selama lima jam, pukul 06.00 – 11.00 WIB.

2. Kendaraan yang berasal dari arah utara (Kuningan) yang akan menuju selatan (Ragunan), dialihkan menuju ke Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Raya Pasar Minggu-Jalan Raya Ragunan.

3. Kendaraan yang berasal dari arah selatan (Ragunan) yang akan menuju utara (Kuningan), dialihkan menuju Pejaten Barat-Jalan Kemang Selatan-Jalan Kemang Raya-Jalan Bangka Raya-Jalan Kapten Tendean.

4. Angkutan umum Metro Mini S75 (Blok M-Pasar Minggu) setelah melalui Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Mampang Prapatan, dibelokkan menuju Jalan Duren Tiga-Jalan Raya Pasar Minggu dan menuju Pasar Minggu.

5. Kendaraan yang mengantar orang sakit (emergency) yang berasa di atas jalur HBKB diberi pengecualian.

"Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan akan menempatkan petugas plotingan sebanyak 75 orang pada 35 titik di sepanjang lokasi kegiatan HBKB. peran serta warga masyarakat aparatur kecamatan dan kelurahan sampai RT / RW, juga aktif membantu kelancaran HBKB dan membantu sosialisasi info pengalihan arus," ujarnya, Selasa (12/9).

Christianto menjelaskan, kembali digelarnya HBKB tersebut lantaran tingginya antusiasme para warga, yang sangat ingin adanya hari bebas kendaraan di wilayah Kota Administrasi Jakarta Selatan ini. "Antusias Warga Jaksel di HBKB Mampang pada tanggal 27 Agustus 2017, membuat HBKB Mampang digelar kembali," tuturnya.

Selain itu, Christianto berpesan kepada masyarakat, dalam pelaksanaan HBKB nanti untuk tidak menggunakan jalur busway, lantaran jalur tersebut tetap beroperasi seperti biasanya. "Kita ikut membantu mengurangi dampak polusi udara dengan kegiatan HBKB ini," tandasnya. (KIP JS)