Sudin Gulkarmat Sosialisasi Bahaya Kebakaran

PEMERINTAHAN
Terbit: Aug 10, 2017

NameSuku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Selatan, melakukan Sosialisasi Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Pengenalan Tugas Pokok dan Fungsi Pemadam Kebakaran Serta Pengenalan Sarana Prasana Penunjang Petugas Damkar dan Unit Damkar, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Muawwanah, Jl. Masjid Al Muawanah GG Komplek Guru RT 008/07, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Kamis (8/10).

Kasi Sektor X Jagakarsa Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Administrasi Jakarta Selatan Paryo, mengatakan, acara ini diikuti oleh 135 orang yang terdiri dari Kader PKK kelurahan Srengseng Sawah, SDN 11 Pagi Srengseng Sawah, serta TK Taufiqur Rahman Srengseng Sawah.

"Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan anak anak bahaya kebakaran dari usia dini dan memperkenalkan tugas tugas Pemadam Kebakaran, serta memperkenalkan peralatan petugas Pemadam Kebakaran agar siswa di usia dini dapat mengenal pemadam kebakaran dan tugasnya," ujarnya.

Paryo menuturkan, dalam kegiatan ini juga, pihaknya mengimbau kepada para anak-anak, agar tidak bermain dengan hal yang dapat menyebabkan kebakaran. "Tidak bermain api di dalam rumah seperti korek api, petasan , dan listrik yang dapat menyebabkan kebakaran dan tentunya merugikan harta maupun jiwa. Selain itu setelah dijelaskan dan diperkenalan siswa usia dini bisa menanggulanginya dengan cara menghubungi Pemadam Kebakaran dan bisa menyelamatkan diri sendiri " paparnya.

Sementara bagi para ibu dari siswa dan kader TP PKK Kelurahan, Paryo menjelaskan, pihaknya memberikan cara menanggulangi kebakaran pada kebocoran tabung gas LPG. Diharapkan, para ibu dan kader TP PKK dapat mempraktekkan apa yang sudah dicontohkan, apabila terjadi hal yang tidak diinginkan tersebut.

"Sosialisasi penanggulangan bahaya kebakaran terus kita tingkatkan ke masyarakat- masyarakat dari tingkat RT, RW dan kader kader lainnya yang terkait di wilayah. Hal ini dilakukan agar masyarakat bisa meminimalisir atau mencegah serta memperkecil tingkat kebakaran di lingkungannya," tandasnya. (KIP JS)