Target Operasi Pangan KPKP Jaksel

PEMERINTAHAN
Terbit: May 18, 2017

NamePemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian, menggelar kegiatan Monitoring Pelaksanaan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu di Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (18/5). Dalam pelaksanaannya, Sudin KPKP Jaksel mempunyai target untuk dapat menciptakan bahan pangan yang bersih dan aman dari zat berbahaya.

Sekretaris Kota Jakarta Selatan Desi Putra yang didampingi oleh Kasudin KPKP Wachyuni serta Camat Kebayoran Lama Sayid Ali ketika melakukan monitoring mengatakan, pihaknya rutin melaksanakan kegiatan ini, untuk menjamin ketersediaan produk yang berkualitas dan aman.

"Kita rutin melaksanakan pengawasan keamanan pangan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan, dan kita berharap dilokasi-lokasi yang kita monitoring itu menyediakan produk yang berkualitas dan aman," ujarnya. Desi Putra mengungkapkan, hal tersebut dilakukan agar warga Jakarta khususnya Jakarta Selatan, dapat merasakan makanan yang tidak terkontaminasi dengan sesuatu, yang tentunya sangat merugikan tubuh mereka.

"Sehingga warga yang mengkonsumsi merasa tenang dan kedepannya diharapkan kesehatan warga Jakarta khususnya Jakarta Selatan semakin meningkat," tandasnya. Seperti diketahui, pengawasan keamanan pangan terpadu produk pertanian, peternakan dan perikanan ini,  dalam rangka menyediakan produk pangan komoditas pertanian, peternakan dan perikanan yang aman untuk masyarakat di wilayah Jakarta Selatan. 

Kegiatan monitoring yang dilakukan di empat pasar tradisional dan satu pasar swalayan di Jakarta Selatan yaitu Pasar Pesanggrahan, Pasar Cidodol, Pasar Kebayoran Lama, Pasar Pondok Indah, dan Swalayan Ranch Mart Pondok Indah, bertujuan untuk mewujudkan pangan yang aman serta bebas dari bahan berbahaya seperti Formalin, Rodhamin B, Methylen Yellow dan Residu Pestisida. 

Dalam monitoring tersebut, Sudin KPKP Jaksel mengambil  251 sampel yang terdiri dari 80 Produk Pertanian, 42 Produk Peternakan, 100 Produk Perikanan, serta 29 sampel dari BPOM.

Pengujian sampel dilakukan on the spot di Ranch Mart Pondok Indah, yang bekerja sama dengan UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Peternakan, UPT Pusat Produksi Inspeksi Sertifikasi Hasil Perikanan, UPT Pusat Promosi dan Sertifikasi Hasil Pertanian serta BPOM Provinsi DKI Jakarta.  Setelah dilakukan pengujian, semua sampel yang diambil negatif dari kandungan bahan berbahaya. (KIP JS)