Plt Gubernur DKI Jakarta Buka Musrembang 2017

PEMBANGUNAN
Terbit: Mar 20, 2017

NamePlt.Gubernur DKI Jakarta Sumarsono didampingi Sekda Saifullah dan Anggota DPRD Dapil Selatan  membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musembang) Tahun 2017 Kota Adm. Jakarta Selatan di R. Pola Kantor walikota Jakarta Selatan, Senin  (20/3).
Sumarsono dalam arahannya mengatakan Musrembang di Jakarta Selatan  harus bisa menyatukan perbedaan pandangan berbagai pihak , baik darin kelompok bisnis pemerintah dan sebagainya, ini merupakan esensin musyaarah oleh karena itun disini ada titik temu yang dimusyawarahkan yaitu membangun Jakarta Selatan untuk 2018.

Ia menambahkan, untuk permasalahan yang bisa diselesaikan ditingkat kota tidak perlu teruskan ke tingkat provinsi. Saya berpesan agar walikota beserta jajarannya menginvertarisir dengan peningkatan lahan untuk pembangunan RPTRA. Pengembangan tempat kumpul atau ruang bersama kreatifn mendorong interprener muda.

Rencana akan dibangun disetiap kecamatan dalam waktu dekat ini akan dibangun di Jalan Satrio Jakarta selatan. RPTRA hanya ada di Jakarta sebuah terobosan yang sangat bagus, kita harus bangga dengan adanya RPTRA,”tegasnya.

Sementara Walikota Tri Kurniadi mengatakan, maksud dan tujuan untuk mendapatkan bahan masukan dalam penyusunan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2018 yang bertema “Memantapkan Pembangunan SDM dan Infrastruktur Kota Dalam rangka percepatan pemerataan kesejahteraan masyarakat”

Mengingat musrembang  merupakan proses penjaringan aspirasi masyarakat melalui prosesn botton up dan partisipasi maka dalam proses pembahasan kegiatan prioritas UKPD selain  merumuskan dari sisi urgensi dan skala prioritas  UKPD, juga harus semaksimal mungkin mangakomodir usulan masyarakat yang disampaikan dalam rembuk RW dan usulan langsung.

Adapun prioritas tersebut adalah sebagai berikut, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan kualitas pendidikan, perluasan kesempatan kerja, peningkatan perluasan ruang terbuka hijau, pelestarian seni budaya, peningkatan pelayanan publik, peningkatan kualitas lingkungan permukiman, penangan banjir dan genangan, penanganan dan pengelolaan sampah, penataan sistem transportasi, pembinaan remaja
 Sedangkan untuk total usulan kegiatan pada Rencana Kerja UKPD Bidang Pemerintahan sejumlah 6.025 usulan  kegiatan dengan total anggaran Rp. 1,17 trilyun. Disamping itu terdapat usulan langsung masyarakat sebanayak 1.251 kegiatan. Dari usulan masyarakat tersebut 68,76%didominasi oleh isu jalan, saluran tepi jalan (got/selokan) dan trotoar. Penerangan jalan kota 16,20%, perhubungan 6,37%, tenaga kerja 3,95%dan sebagainya.

Selain itu terdapat 106 usulan kegiatan yang kewenangan tingkat provinsi. Selanjutnya seluruh usulan tersebut akan dibahas tuntas pada sidang kelompok musrembang tingkat kota yang akan diadakan pada 21 Maret 2017. (KIP JS)